News

Senin, 22 Februari 2021 19:04 WIB

Lagi, Ditpolairud PMJ Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir

Editor: Ferro Maulana

Ditpolairud Polda Metro bersama BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Desa Sumberurip. (Foto: PMJ News).

PMJ NEWS -  Ditpolairud Polda Metro Jaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengevakuasi warga terdampak banjir di Desa Sumberurip, Pabayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (21/2/2021).

 “Kita telah melakukan evakuasi kepada puluhan warga Desa Sumber Urip Kabupaten Babakan Kabupaten Bekasi,” terang Komandan Batalyon (Danton) Tim SAR Pleton 1 Ditpolairud Polda Metro Ipda Iskandar saat dikonfirmasi, Senin (22/2/2021).

Untuk diketahui, banjir melanda Desa Sumberutip akibat Sungai Citarum yang jebol pada Minggu pagi. Ketinggian air di permukiman warga mulai 40 cm hingga 200 cm.

Ditpolairud Polda Metro bersama BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Desa Sumberurip. (Foto: PMJ News).
Ditpolairud Polda Metro bersama BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Desa Sumberurip. (Foto: PMJ News).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman menuturkan, masih banyak warga yang bertahan di dalam rumah. Mereka takut keluar rumah karena arus cukup deras.

"Satu tim rescue Basarnas sudah berada di lokasi untuk melakukan assessment menentukan jalur evakuasi dari area yang terdampak, kami juga mengirimkan personil tim rescue tambahan dari Basarnas spesial grup untuk bergerak sore tadi," ujar Hendra, Senin (22/2/2021).

Masih dari keterangan Hendra, pada Minggu malam sekira pukul 21.00 WIB, tim rescue dibantu Komunitas Grebek dan Ormas Laskar Merah Putih berhasil evakuasi 30 warga yang terjebak di dalam rumah. Mereka dievakuasi ke tempat pengungsian.

Ditpolairud Polda Metro bersama BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Desa Sumberurip. (Foto: PMJ News).
Ditpolairud Polda Metro bersama BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Desa Sumberurip. (Foto: PMJ News).

Menurut Hendra, evakuasi berjalan dramatis. Alasannya, listrik di Desa Sumberurip padam sehingga minim penerangan. Pun sinyal polsel tidak ada yang membuat komunikasi antar petugas dan warga terdampak menjadi sulit.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan evakuasi terhadap warga hingga malam ini karena masih banyak yang terisolir," tandasnya.

 

BERITA TERKAIT