Fokus

Jumat, 31 Juli 2020 06:00 WIB

Selamat Hari Raya Idul Adha, Satukan Semangat Patuhi Protokol Kesehatan

Editor: Ferro Maulana

Selamat Hari Raya Idul Adha. (Foto: PMJ News/ FIF/ Ilustrasi)

PMJ - Pada Hari Raya Idul Adha saat ini, umat Muslim berada dalam kondisi dan situasi yang kurang mengenakkan karena pandemi Covid-19. Namun, dengan segala rasa syukur kepada Allah SWT kita masih diberi kesehatan dan keselamatan, sehingga kita dapat berusaha menggunakan kesempatan ini untuk menunaikan kewajiban-kewajiban kita sebagai seorang Muslim.

Kisah keteladanan Nabi Ibrahim As mengajarkan kepada kita bahwa beragama merupakan pengorbanan melawan hawa nafsu yang ada di dalam diri kita masing-masing.

Beragama merupakan usaha menjadikan diri kita sebagai manusia seutuhnya, yaitu manusia yang tidak diperbudak oleh nafsu atau manusia lainnya. Melainkan manusia yang menghamba dengan seutuhnya di hadapan Allah SWT.

Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung di Tanah Air khususnya perayaan Hari Raya Idul Adha kali ini hendak diselenggarakan dengan mengikuti protokol kesehatan. Kegiatan pemotongan hewan kurban dapat dilaksanakan namun tetap dengan mematuhi protokol kesehatan. Seperti menjaga kebersihan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.

KH Abdullah Gymnastiar (Ustad Aa Gym) selaku Ulama mengimbau agar masyarakat tetap rida dengan situasi pandemi ini, karena setiap musibah datang dan pasti akan berakhir atas izin Allah SWT.

Maka masyarakat diharapkan supaya dapat menerima takdir dan ber-ikhtiar untuk mendapatkan takdir yang lebih baik lagi. “Jadi kita tidak usah memaksakan diri untuk beribadah seperti pada waktu normal, karena situasinya tidak normal,” kata Aa Gym.

“Hal ini merupakan cara yang tepat untuk kita menambah keyakinan kepada Allah SWT, bahwa penguasa segala keadaan adalah Allah SWT. Kita punya rencana, punya keinginan, tapi kalau Allah SWT menetapkan sesuatu ya semua takluk pada kekuasaan-Nya. Ini merupakan pelajaran yang dapat dipetik dari pandemi Covid-19, “ ujar Aa Gym.

Aa Gym melanjutkan, situasi pandemi Covid-19 ini merupakan kesempatan bagi kaum muslimin untuk lebih tawadhu. Dengan kata lain, kaum muslimin diharapkan menyadari bahwa kekuasaan sepenuhnya berada di tangan Allah SWT, sehingga hilanglah kesombongan manusia.

Selain itu Aa Gym menyebutkan bahwa di dalam Agama Islam, menghindari kemudaratan merupakan perbuatan yang lebih diutamakan dibanding melakukan hal yang mendatangkan manfaat.

Covid-19 ini merupakan penyakit yang dapat tersebar melalui kerumunan. Di dalam berkerumun ini harus punya tata yang baru, agar kerumunan ini tidak menimbulkan kemudaratan. Sehingga menjalankan ibadah di rumah tidak akan mengurangi pahala, termasuk dalam perayaan Hari Raya Idul Adha ini.

Semoga pandemi yang sedang kita alami segera berakhir, kita semua selalu diberi kesehatan dan keselamatan, serta selalu berada di dalam lindungan Allah SWT. (FIF/ FER).

BERITA TERKAIT