Hukrim

Kamis, 12 Desember 2019 10:30 WIB

Polisi Sebut Pembobol ATM di Pondok Aren Dari Kelompok Lampung

Editor: Redaksi

Mesin ATM yang dibobol para pelaku di Tangsel. (Foto; Dok PMJ)

PMJ - Kepolisan Sektor (Polsek) Pondok Aren menyebut pihaknya masih terus menyelidiki kasus pembobolan mesin ATM di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Para pelaku diindentifikasi berdomisili di wilayah Bekasi.

Saat melakukan operasinya, para pelaku menggunakan mesin las untuk membobol mesin ATM. Mereka meyasar target di wilayah-wilayah yang sepi dipinggiran Kota Jakarta.

"Para pelaku bukan orang Bekasi tapi tinggalnya di Bekasi. Dia (pelaku pembobol mesin ATM) menyasarnya sampai ke pinggiran kota," ungkap Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni, Kamis (12/12/2019).

Kompol Afroni mengakui, hingga kini pihaknya masih memburu para tersangka yang berstatus DPO. Ia menduga para pelaku pembobolan mesin ATM ini adalah warga pendatang dari daerah Lampung, namun wilayah operasinya di Tangsel.

"Mereka itu kelompok ya, ya mereka mengakui sudah beraksi di Tangsel. Pelaku semua orang Lampung, ya kelompok Lampung," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (6/12) lalu, terjadi pembobolan mesin ATM di sebuah minimarket di Pondok Aren. Para pelaku masuk dengan cara merusak atap, kemudian membobol mesin ATM degan mengunakan mesin las.

Para pelaku berhasil menggasak uang senilai Rp 800 juta dari mesin ATM itu. Satu tersangka atas nama Alan Mustika (23) sudah ditangkap polisi. Saat ini, polisi masih memburu para pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui.

BERITA TERKAIT