test

News

Senin, 21 Desember 2020 09:32 WIB

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Hingga 3 Januari 2021

Editor: Etty Kadriwaty

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memberikan keterangan. (Foto: PMJ News/Dok Net)

PMJ NEWS - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi DKI Jakarta, resmi kembali diperpanjang hingga dua pekan ke depan, terhitung sejak hari ini, 21 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021 mendatang.

Hal ini dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam siaran persnya, Senin (21/12/2020).

Anies mengatakan PSBB Transisi kali ini akan berfokus pada pengendalian lonjakan kasus dengan mengantisipasi mobilitas warga yang tinggi jelang libur Natal dan Tahun baru.

"Mobilitas penduduk ini akan kami pantau dan dikendalikan agar tak terjadi penularan, baik orang dari luar ke Jakarta maupun sebaliknya, sehingga perlu bagi kita khususnya para keluarga di Jakarta untuk menahan diri tidak melakukan aktivitas liburan ke luar rumah, terlebih keluar dari Jakarta," sebut Anies dalam siaran pers-nya.

Dalam keterangan tertulis itu juga dijelaskan, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sejak 7 November 2020 memang cenderung mengalami peningkatan. Beberapa kasus yang ditemukan teridentifikasi setelah yang bersangkutan melakukan perjalanan ke luar Jakarta selama periode cuti bersama.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru, Anies mengimbau agar warga Jakarta untuk tidak keluar rumah, khususnya bagi para keluarga karena didasari oleh klaster yang mendominasi kasus positif Covid-19 adalah klaster keluarga.

Menurut Anies, selain klaster keluarga dan perkantoran masih menjadi dua klaster terbesar yang menyumbang penambahan kasus Covid-19 di Jakarta.

"Kami mengimbau masing-masing dari kita untuk menahan diri tidak liburan ke luar rumah apalagi ke luar kota," kata Anies.

"Jangan sampai liburan yang senangnya mungkin hanya sementara malah membuat orang-orang yang kita sayangi beresiko terpapar Covid-19 dan membuat mereka bahkan kita, terpisah karena harus menjalani isolasi ataupun dirawat karena Covid-19," jelasnya.

BERITA TERKAIT