Kesehatan

Senin, 12 Oktober 2020 10:02 WIB

Awas, Lima Penyakit Ini Mengintai Anda Saat Pancaroba

Editor: Hadi Ismanto

Selama musim pancaroba biasanya seseorang mudah terserang penyakit. (Foto: Ilustrasi/PMJ News).

PMJ - Saat pergantian musim, biasanya seseorang gampang terserang penyakit. Sebaiknya, kita harus meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga lingkungan yang sehat dan bersih agar terhindar dari penyakit ketika pancaroba.

Ada beberapa jenis penyakit yang bisa menyerang Anda dan keluarga. Anak-anak di bawah usia lima tahun menjadi golongan yang rawan mengalami infeksi virus pada saat musim pancaroba.

Seperti dilansir dari laman Window of World, Senin (12/10/2020), berikut lima penyakit yang biasa menyerang manusia saat di masa peralihan musim pancaroba.

1. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pada musim pancaroba terutama awal musim hujan kasus DBD meningkat di berbagai daerah. Hal ini kemungkinan karena virus dengue dapat bertahan hidup di iklim tropis dan berkembang lebih banyak pada musim hujan.

DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk. Gejalanya antara lain demam tinggi mendadak, sakit kepala parah, nyeri pada bagian belakang mata, nyeri otot dan sendi, lemas, mual, muntah, mudah memar, munculnya bercak pada kulit.

2. Chikungunya

Chikungunya mirip dengan demam berdarah. Demam tinggi dan nyeri sendi, sakit kepala, nyeri otot, mual, ruam, dan kelelahan menjadi gejala dari penyakit ini. Umumnya, gejala ini akan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

3. Influenza

Virus influenza atau flu banyak terjadi pada musim hujan. Virus ini menyerang sistem pernapasan manusia seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu bisa sembuh dengan sendirinya dan masuk dalam kategori Self Limited Disease.

Anda hanya perlu istirahat yang cukup dan banyak mengonsumsi air putih untuk meredakan gejala flu yang diderita. Dokter akan merekomendasikan obat antivirus untuk mengobati masuk angin.

4. Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA)

Infeksi saluran pernafasan bagian bawah banyak terjadi pada musim hujan dan menyerang balita atau lansia karena sistem imun tubuhnya lemah. Gejala dari infeksi saluran pernapasan bagian bawah adalah batuk berat dan terkadang disertai dahak dan lendir.

Infeksi saluran pernapasan bagian bawah dapat mencakup bronkitis, pneumonia, dan bronkiolitis. Infeksi saluran pernapasan ini ditularkan melalui droplets atau tetesan air liur yang mengandung virus, saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

5. Zika

Virus zika ditularkan melalui gigitan nyamuk. Selain itu hubungan seksual dan transfusi darah bisa menjadi media lain penyebaran penyakit ini. Virus ini dapat ditularkan oleh ibu hamil kepada janin. Alhasil sang bayi berpotensi menderita mikrosefali. Gejala dari penyakit ini adalah demam, nyeri sendi, sakit kepala, ruam, gatal-gatal di sekujur tubuh, mata merah, nyeri otot, nyeri punggung, hingga nyeri di bagian belakang mata. Gejala ini muncul dalam kurun waktu seminggu dan akan hilang dengan sendirinya.(Hdi)

BERITA TERKAIT