Fokus

Minggu, 4 April 2021 15:29 WIB

Rangkaian Paskah Berjalan Aman, Kerja Keras Pengamanan TNI-Polri

Editor: Ferro Maulana

Rangkaian ibadah Paskah. (Foto: Dok Net/ Ilustrasi).

PMJ NEWS -  Pelaksanaan kegiatan ibadah Hari Raya Paskah tahun ini di sejumlah gereja di Indonesia berlangsung dengan lancar, aman dan damai.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan perayaan Paskah 2021 di sejumlah wilayah Tanah Air berjalan aman serta lancar. Hal itu disampaikan Listyo Sigit saat meninjau pengamanan di Geraja Santa Prawan Maria, Jakarta Selatan.

"Pelaksanaan aktivitas perayaan ibadah menjelang Paskah semuanya berjalan baik ya," terang Jenderal Listyo Sigit kepada wartawan.

Walaupun perayaan Paskah 2011 di tengah rentetan aksi teror namun tidak ada aktivitas yang menghambat ibadah.

Kapolri bersama Kapolda Metro meninjau langsung pengamanan ibadah Misa Paskahdi Gereja. (Foto: PMJ News).
Kapolri bersama Kapolda Metro meninjau langsung pengamanan ibadah Misa Paskahdi Gereja. (Foto: PMJ News).

"Tidak ada aktivitas dari kegiatan gereja yang terganggu," ungkap Listyo Sigit.

Bahkan, menurut Listyo Sigit, dirinya telah meninjau sejumlah gereja di beberapa daerah. Antara lain, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Jakarta.

TNI-Polri Terjunkan 5.590 Personel Amankan 833 Gereja

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, aparat keamanan gabungan TNI-Polri telah menerjunkan 5.590 personel untuk mengamankan jalannya ibadah Paskah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus berikan keterangan. (Foto: PMJ News/Yeni).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus berikan keterangan. (Foto: PMJ News/Yeni).

Petugas gabungan bersiaga di 833 gereja guna mengawal jalannya rangkaian perayaan ibadah Paskah tahun ini.

Hal itu dilakukan Polri untuk mengantisipasi sekaligus memperketat pengamanan menyusul adanya aksi terorisme.

Polisi menegaskan, dalam kurun waktu beberapa hari ini ada dua aksi teror yang menjadi sorotan publik serta fokus kepolisian untuk lebih ketat melakukan keamanan.

TNI Polri Berikan Rasa Aman ke Masyarakat

Selain Kapolri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga meninjau Gereja Katedral Jakarta. Marsekal Hadi memastikan keamanan di Gereja.

Panglima TNI saat meninjau pengamanan Gereja Katedral Jakarta. (Foto: PMJ News).
Panglima TNI saat meninjau pengamanan Gereja Katedral Jakarta. (Foto: PMJ News).

Adapun pantauan di lokasi, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran juga datang ke Gereja Kaderal Jakarta, lebih dulu sekitar pukul 19.20 WIB.

Dudung dan Fadil disambut Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo dan pengurus Gereja Katedral Jakarta.

Jelang 40 menit kemudian, Marsekal Hadi bersama Kabaintelkam Polri Komjen Paulus Waterpauw datang ke Gereja Katedral.

Hadi pun berbincang dengan Uskup Agung dan memastikan personel TNI-Polri telah mengamankan Hari Raya Paskah.

"Sesuai dengan perintah bapak Presiden Jokowi bahwa jajaran TNI dan Polri untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan keyakinan serta rasa aman kepada masyarakat untuk beraktivitas baik beraktivitas ibadah maupun aktivitas sehari-hari," ungkap Marsekal Hadi.

"Untuk itu, TNI dan Polri menggelar kekuatan di titik-titik terpilih di seluruh Indonesia mulai malam hari, baik di gereja, di tempat-tempat keramaian, maupun di objek vital nasional," pungkasnya.

Uskup Agung: Jemaat Aman Beribadah Berkat TNI-Polri

Juru bicara Keuskupan Agung Jakarta dan Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie meminta agar jemaat tidak khawatir saat datang ke gereja untuk melakukan ibadah.

Di tempat dan kesempatan yang sama, Susyana juga berterima kasih atas bantuan pengamanan yang diberikan TNI-Polri tersebut.

Kapolda Metro Jaya bersama jemaat Gereja. (Foto: Instagram Polda Metro).
Kapolda Metro Jaya bersama jemaat Gereja. (Foto: Instagram Polda Metro).

"Jangan khawatir untuk beribadah karena aparat TNI-Polri menjamin keamanan supaya semua bisa beribadah dengan khusyuk," ujarnya.

"Kapasitas juga dibatasi, jadi sejak pandemi sampai sekarang tidak berubah, di 20 persen, jadi sekitar 309 aja dari kapasitas normal. Jadi hanya 309 (orang) di setiap misa, maksimal," ucapnya melanjutkan.

DPR Apresiasi Kerja Keras TNI-Polri

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi kinerja dan kerja keras TNI-Polri dalam mengamankan jalannya ibadah Paskah 2021.

"Aparat keamanan TNI maupun Polri mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat kristiani dalam merayakan dan menjalankan ibadah dengan meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan di rumah-rumah ibadah yang menyelenggarakan,” tutur Azis.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. (Foto: Dok Net)
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. (Foto: Dok Net)



Di kesempatan yang sama, Azis mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Paskah bagi umat kristiani di seluruh Indonesia, Semoga perayaan Paskah di tengah pandemi Covid-19 tidak mengurangi makna dan esensi dari perayaan tersebut.

“Selamat Paskah dan menjalankan rangkaian ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Semoga di hari kebangkitan Isa Almasih kedamaian menyertai umat kristiani di Indonesia,” pungkas Azis Syamsuddin.

Nilai Paskah Membangun Masyarakat

Selain DPR, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga memberikan apresiasi atas kerja keras TNI-Polri dalam menghadirkan kedamaian dan rasa aman bagi umat nasrani yang merayakan Hari Raya Paskah. Menurut Menag, ibadah Paskah tahun ini berjalan aman serta kondusif.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan keterangan. (Foto: PMJ News/Instagram @gusyaqut).
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan keterangan. (Foto: PMJ News/Instagram @gusyaqut).

Di kesempatan yang sama, Menag mengucapkan Selamat Paskah kepada seluruh umat nasrani. "Selamat Paskah kepada saudaraku, umat nasrani di seluruh Indonesia," ujar Menag di Jakarta.

Menag mengajak umat nasrani untuk menjadikan nilai-nilai Paskah sebagai spirit (kekuatan) membangun masyarakat. Adapun caranya dengan semakin peduli kepada sesama, khususnya yang menderita, sebagaimana dicontohkan Yesus.

“Mari membuka hati dan peduli kepada sesama. Nilai ini sangat penting, terlebih di tengah pandemi yang sudah lebih setahun ini mendera bangsa," ujarnya.

"Kepedulian ibarat pupuk agar iman tidak mati, dan itu bagian dari makna dan bentuk pertobatan. Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,” kata Menag Yaqut dalam siaran persnya.

Selanjutnya, Menag mengimbau perayaan Paskah di tengah pandemi ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan disiplin 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Menag mengatakan, disiplin dalam prokes dan 5M adalah bagian dari pengorbanan untuk bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan masyarakat agar tidak tertular Covid-19.

"Mari doakan bersama, agar pandemi Covid-19 ini bisa segera teratasi sehingga umat bisa kembali dalam kehidupan normalnya," tutupnya.

BERITA TERKAIT