Politik

Sabtu, 12 Oktober 2019 09:18 WIB

Sofyan Djalil Ceritakan Bagaimana Mudahnya Investor Mendapatkan Lahan di Vietnam

Editor: Redaksi

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil. (foto: IG @kementerian.atrbpn)

PMJ – Persoalan pengadaan lahan menjadi salah satu kendala hambatan investasi di Indonesia. Tidak jarnag permasalahan lahan ini disebabkan oleh praktik mafia tanah yang membuat para investor kesulitan mendapatkan lahan membangun pabrik.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil menjelaskan, mafia tanah tidak ada di Vietnam sehingga sangat menarik bagi investor."Beberapa waktu lalu presiden sangat disappointed, 33 perusahaan yang keluar China karena trade war, sayangnya tak ada 1 pun masuk ke Indonesia. Salah satu masalah ada ketidakpastian hukum di Indonesia terutama masalah tanah," kata Sofyan di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Jumat (11/10/2019) kemarin.

Sofyan menjelaskan, mafia tanah menghambat investor yang akan membuat kawasan industri. Padahal Indonesia sedang butuh arus investasi masuk untuk meningkatkan ekonomi seperti lapangan kerja hingga penerimaan pajak.

"Investor pergi ke Vietnam, tak ada mafia tanah di Vietnam. Kalau investor datang, bisa diberikan gratis sampai 100 tahun," jelas Sofyan.

Sofyan mencontohkan saat Samsung datang ke Vietnam untuk investasi beberapa tahun lalu dan disambut pemerintah Vietnam dengan memberikan tanah sampai 100 tahun seluas 30 ribu hektare untuk bangun kawasan industri tanpa biaya. "Tanah menjadi fasilitas. Selama ini pendekatan kita keliru," ujar Sofyan. (BHR)

BERITA TERKAIT