Olahraga

Kamis, 10 September 2020 08:08 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Reda, Liga Utama Inggris Tetap Bergulir

Editor: Ferro Maulana

Liga Utama Inggris 2019/2020. (Foto: Dok Net)

PMJ – Perwakilan Premier League (Liga Utama Inggris atau EPL) tetap mewajibkan semua klub untuk tetap menjalani jadwal kompetisi meskipun nantinya ada pemain atau jajaran manajer yang positif Covid-19.

Untuk diketahui, pandemi Covid-19 telah membuat kompetisi musim kemarin molor dari jadwal. Akibatnya, gelaran untuk musim berikutnya pun harus dijadwal dengan lebih ketat.

Ketatnya jadwal dan pandemi yang belum juga berakhir, menghadirkan kemungkinan kompetisi kembali bakal ditunda. Tetapi, pihak operator EPL memastikan tidak akan penundaan akibat Covid-19 musim depan.

Para kontestan pun telah diberitahu bahwa pengajuan penundaan pertandingan akan ditolak, walaupun ada anggota tim yang terjangkit virus Corona.

Nilai klub Liga Utama Inggris. (Foto: Ilustrasi/ PMJ News/ FIF).

Mereka awalnya juga memberi kelonggaran dimana setiap tim masih diperbolehkan mendapatkan izin penundaan jika mereka hanya memiliki 12 pemain secara keseluruhan.

Tetapi, pada Senin (7/9/2020) semua klub peserta akan didesak untuk memainkan tim U-21 jika sebagian besar pemain inti terserang Covid-19.

Hingga saat ini semua klub peserta belum mengumpulkan hasil tes Covid-19. Padahal, telah terdapat 14 pemain dari 12 klub yang diberitakan positif Covid-19 setelah menjalani liburan musim panas.

Tak hanya itu, pihak EPL juga menolak pengajuan penundaan pertandingan dari klub jika ada pemain yang harus menjalani karantina mandiri setelah bepergian ke luar negeri.

Seandainya klub tidak menuruti peraturan, maka mereka akan memberlakukan sanksi disiplin berupa denda, hingga pengurangan poin.

Sikap yang ditunjukkan pihak Premier League sendiri sudah sesuai dengan peraturan UEFA. Dalam aturan yang dibuat UEFA, jika suatu klub gagal mengisi kuota minimal 13 pemain, maka otomatis tim tersebut akan kalah 0-3.

Pihak EPL sendiri menargetkan kompetisi musim depan akan selesai pada 23 Mei 2021. Namun demikian, mereka juga menyiapkan tanggal 15 Agustus 2021 mendatang sebagai rencana cadangan apabila kompetisi tidak selesai tepat waktu. (Sumber: Daily Mail/ Fer)

BERITA TERKAIT