News

Minggu, 31 Juli 2022 18:12 WIB

Sempat Viral, JNE Ungkap Alasan 'Kubur' Beras Bansos Presiden di Depok

Editor: Hadi Ismanto

Viral di media sosial warga Sukmajaya, Kota Depok menemukan ratusan paket yang diduga bansos pemerintah terkubur di dalam tanah. (Foto: PMJ News/Instagram)

PMJ NEWS - Viral di media sosial warga Sukmajaya, Kota Depok menemukan ratusan paket yang diduga bantuan sosial (bansos) dari pemerintah terkubur di dalam tanah. Ratusan bungkus sembako tersebut diperkirakan memiliki berat 1 ton lebih.

Kabar penemuan ini beredar di media sosial dalam bentuk rekaman video. Salah satunya diunggah oleh akun forumwartawanpolri di instagram pada Sabtu (30/7/2022)

Terkait temuan ini, VP of Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan beras yang dikubur tersebut kondisinya sudah rusak. Menurut dia, hal itu sudah sesuai prosedur penanganan barang rusak.

"Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak," ungkap Eri dalam keterangannya, Minggu (31/7/2022).

Eri menegaskan, JNE mendukung program pemerintah dalam proses distribusi beras bansos tersebut. Dia turut menegaskan JNE selalu menjalankan standard operating procedure atau SOP.

"JNE selalu berkomitmen untuk mengikuti segala prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku apabila diperlukan," ucapnya.

Sebelumnya, perusahaan ekspedisi JNE mengubur dan membuang puluhan karung beras bansos presiden untuk masyarakat terdampak Covid-19. Penimbunan itu diketahui warga sekitar yang mendapatkan informasi dari pegawai perusahaan pengiriman tersebut.

"Saya dapat informasi dari orang dalam JNE, ada pemendaman sembako, kemudian saya telusuri," ujar warga bernama Rudi Samin selaku ahli waris lahan tersebut.

BERITA TERKAIT