Politik

Senin, 30 Agustus 2021 19:04 WIB

Pembelajaran Tatap Muka, DPR: Belum Ada Sinkronisasi Kebijakan-Operasional

Editor: Ferro Maulana

Ketua DPR Syaiful Huda. (Foto: DPR)

PMJ NEWS -  Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda berharap Kemendikbudristek bisa berkoordinasi dengan daerah agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa terlaksana di wilayah PPKM level 1 hingga 3.

Syaiful Huda mengungkapkan, salah satu yang menjadi perhatian Komisi X DPR yaitu belum terjadinya sinkronisasi baik di level kebijakan maupun di level operasional antara SKB 4 Menteri dengan upaya yang seharusnya dilakukan kementerian.

Misalnya, pada saat rapat kerja Kemendikbud menyampaikan kepada anggota dewan terdapat 12 pemerintah daerah yang masih belum berani memberi izin pelaksanaan PTM terbatas. Walaupun wilayahnya masuk level 1,2,3 PPKM.

Masih dari keterangan Syaiful Huda, dalam konteks ini Kemendikbudristek tidak cukup hanya menyampaikan keluh kesah kepada Komisi X.

Melainkan, juga harus ada tindakan nyata dengan turun langsung ke daerah yang belum berkenan membuka sekolah itu.

"Ada tanggung jawab apa yang harus dilakukan pemda dan tanggung jawab apa yang harus dilakukan pemerintah pusat supaya PTM bisa terlaksana," tuturnya dalam Rakornas KPAI secara daring, di Jakarta, Senin (30/8/2021).

Lebih jauh Syaiful Huda mengungkapkan, koordinasi ini penting agar apa yang menjadi beban pemerintah daerah (Pemda) untuk menentukan diberikannya opsi PTM itu bisa terurai dengan model koordinasi serta kerjasama antara Kemendikbudristek dengan Pemda tersebut.

Di samping itu, dirinya juga berharap agar sekolah menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak di masa pandemi ini. Ia pun berharap jika kondisi sekolah harus memberikan rasa yang aman untuk siswa maka learning loss pun bisa disudahi.

"Jadi kami usul bagaimana Kemendikbud mencari praktek-praktek baik dari inisiatif sekolah dimana sekolah harus menjadi ruang paling aman bagi perlindungan anak-anak," tandasnya.

BERITA TERKAIT