News

Minggu, 6 Juni 2021 16:15 WIB

Bhakti Bhayangkara, Polres Jaktim Gelar Vaksinasi Massal Gratis untuk Warga

Editor: Ferro Maulana

Penulis: Yeni Lestari

Kapolres Jaktim meninjau langsung vaksinasi massal. (Foto: Instagram Polres Jakti/ Polda Metro).

PMJ NEWS -  Satuan jajaran Polres Metro Jakarta Timur menggelar kegiatan vaksinasi massal untuk warga pada Minggu (6/6/2021).

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan menuturkan tempat pelaksanaan vaksinasi massal tersebut terbagi di beberapa titik.

"Kami mengadakan vaksinasi massal gratis di seluruh jajaran Polres Metro Jakarta Timur, baik di kampung tangguh ataupun di tempat-tempat yg disiapkan polsek jajaran. Sasarannya adalah bagi masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas," ungkap Erwin saat mengecek pelaksanaan vaksin di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (6/6/2021).

Erwin melanjutkan, vaksinasi massal tersebut merupakan arahan dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran sesuai dengan perintah dan distribusi vaksin dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolres Jaktim meninjau langsung vaksinasi massal. (Foto: Instagram Polres Jakti/ Polda Metro).
Kapolres Jaktim meninjau langsung vaksinasi massal. (Foto: Instagram Polres Jakti/ Polda Metro).

Ia juga menyebut, program vaksin massal bagi warga di wilayah Jakarta Timur ini juga merupakan bagian dari bhakti Bhayangkara.

"Vaksin ini merupakan vaksin yang diberikan Bapak Kapolri yang kemudian didistribusikan ke Polda-Polda. Setelahnya, barulah Bapak Kapolda Metro memerintahkan kepada kami untuk melakukan kegiatan vaksinasi secara massal. Ini juga sebagai bukti bhakti Bhayangkara dari kami," imbuhnya.

Di sisi lain, Kapolsek Ciracas, Kompol Jupriono menambahkan, vaksinasi massal yang dilaksanakan di wilayah Ciracas disambut baik oleh masyarakat.

Ratusan warga pun ikut serta dan mendukung kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19 tersebut.

"Tadi juga Bapak Kapolres ikut meninjau kegiatan vaksin ini, sampai dengan siang hari ada sekitar 150an warga yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 ini," pungkas Jupriono.

BERITA TERKAIT