Hukrim

Senin, 14 Januari 2019 13:01 WIB

KPK Panggil Staff Keuangan PT WKE Sebagai Saksi untuk ‘DSA’ Dalam Kasus SPAM

Editor: Redaksi

Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Dok Net/ Ilustrasi).
PMJ - Staf keuangan PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE), Yohanes Herman Susanto dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi dalam kasus Suap Proyek Air Minum (SPAM) untuk korban bencana di Kementerian PUPR Tahun 2017-2018. "Ya, saksi akan diminta keterangannya untuk tersangka ‘DSA’ (Donny Sofyan Arifin)," tutur Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Senin (14/01/2019). Dalam penyidikan kasus tersebut, penyidik KPK juga memeriksa dua pihak saksi lainnya dari unsur swasta. Antara lain, Edwin Maslan Panjaitan dan Renny Elvi Nita. "Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ‘LSU’ (Lily Sundarsih-Direktur PT WKE)," lanjut Febri. Dalam proses penyidikan sejauh ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Seperti, Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih, Direktur PT Tashida Sejahtera Perkara (TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo (YUL). Selanjutnya, Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis/ Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggal Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin. (FER).

BERITA TERKAIT