Olahraga

Selasa, 29 September 2020 14:52 WIB

PSSI: Liga 1 Indonesia Resmi Bergulir Bulan November

Editor: Ferro Maulana

Ketum PSSI Mochamad Iriawan. (Foto: PMJ/ Dok Net)

PMJ - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan (Iwan Bule) menegaskan Liga 1 Indonesia 2020 yang rencananya bergulir 1 Oktober 2020 bakal ditunda sampai satu bulan ke depan.

Hal ini disampaikan Ketum PSSI dalam keterangan pers bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Direktur PT (Liga Indonesia Baru) Akhmad Lukita, hari ini Selasa (29/9/2020).

"Kemarin Mabes Polri melalui Kadiv Humas Irjen Argo Yuwono mengatakan Polri menunda mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan, 1. Polri menganggap kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. 2. Polri juga sudah mengeluarkan maklumat dan penegasan tidak mengeluarkan izin keramaian di semua tingkatan," tutur Iwan Bule.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia atau PSSI. (Foto: Ilustrasi/ PMJ News/ FIF).

PSSI dalam hal ini menghormati alasan Polri untuk menunda pengeluaran izin penyelenggaraan Liga 1 2020 dengan pertimbangan keamanan, kesehatan dan kemanusiaan. Meski begitu, Iwan Bule memohon kepada Polri untuk menunda kompetisi selama satu bulan sampai November 2020.

"PSSI memohon untuk bisa ditunda selama satu bulan saja. Karena kalau kompetisi di mulai bulan November akan selesai pada bulan Maret. Kalau kompetisi di mulai Desember dipastikan sulit terjadi karena awal April mulai memasuki bulan Ramadan dan Mei atau Juni sudah Piala Dunia,” jelasnya.

“Sehingga kompetisi hanya bisa dilanjutkan pada bulan Agustus 2021 yang mana hal ini akan menghilangkan satu generasi, serta PSSI (Timnas) tidak bisa mengikuti agenda FIFA dan AFC. Dan PSSI juga akan dipandang kurang baik oleh FIFA dan AFC," kata Iwan Bule.

PSSI pun memberikan apresiasi kepada klub-klub yang sudah sangat antusias melakukan persiapan untuk kembali bertarung di Liga 1. Dirinya optimistis kompetisi Liga 1 bisa kembali bergulir setelah situasi tepat.

"Karena itu, klub, pemain, wasit dan semua perangkat pertandingan agar tetap semangat. Tentu sambil berdoa agar Covid-19 segera berakhir," ungkapnya.

Menurut Iwan Bule, penundaan kompetisi ini berdampak langsung kepada para pelatih, pemain, perangkat pertandingan dan seluruh ekosistem sepak bola.(Fer)

BERITA TERKAIT