Hukrim

Kamis, 5 November 2020 11:04 WIB

Kenal Pelaku dari Aplikasi Kencan, Dua ABG Nyaris Jadi Korban Eksploitasi

Editor: Hadi Ismanto

Dua ABG nyaris menjadi menjadi korban eksploitasi (Foto: PMJ News/Ilustrasi/Hdi)

PMJ - Polisi menemukan dua remaja perempuan di sebuah rumah kosong di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. ABG asal Bekasi berusia 15 tahun tersebut diduga nyaris menjadi korban eksploitasi di kawasan Depok.

"Keduanya di Depok mau dieksplotasi. Saat itu ketahuan satpam hotel, sehingga pelakunya tidak jadi (melakukan eksploitasi)," ujar Kapolsek Cilandak, Kompol Iskandarsyah dalam keterangan, Rabu (4/11/2020) malam.

Berdasakan keterangan korban CN dan JN, kata Iskandar, pada Minggu (1/11/2020) meninggalkan rumah untuk menemui kenalannya bernama Rizki. Keduanya mengenal terduga pelaku melalui aplikasi Mi Chat.

"Sekitar pukul 10.00 WIB mereka berangkat dari Pondok Ungu Permai dengan menggunakan taksi online yang dipesankan Rizki," ucapnya.

Setelah bertemu, lanjut Iskandar, kedua korban kemudian dibawa Rizki ke sebuah hotel di wilayah Margonda, Depok. Lantaran takut, mereka menolak ajakan tersebut dan hal itu diketahui satpam hotel.

"Mereka sampai di Depok sekitar pukul 12.00 WIB, kemudian Rizki mengajak ke hotel. Namun kedua perempuan tersebut menolak, aksi tersebut sempat diketahui satpam hotel," tukasnya.

Karena aksinya diketahui oleh satpam hotel, pelaku akhirnya mengurungkan niatnya. Rizki lalu memberikan uang Rp50 ribu dan mengusir dua remaja perempuan itu.

Kedua ABG itu lalu naik angkot dengan rute Depok -Cipayung -Cinere. Namun karena tidak tahu alamat, mereka nyasar sampai di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Mereka lalu bersembunyi di sebuah rumah kosong di kompleks perumahan.

Beruntung kedua korban ditemukan saksi Romadona Dwi Saputra (35), seorang satpam di Kavling Lestari, Lebak Bulus. Saat ditemukan, dua perempuan itu keluar dari rumah dalam keadaan menangis.

"Ketika ditanya, mereka telah sembunyi selama tiga hari," jelasnya.

Iskandar mengungkapkan, saat ini korban telah dijemput oleh salah satu orangtua dari dua perempuan. Sementara polisi masih menyelidiki kasus ini.(Hdi)

BERITA TERKAIT