News

Selasa, 23 Juni 2020 19:31 WIB

BNPT Manfaatkan Medsos untuk Perangi Paham Radikalisme

Editor: Hadi Ismanto

Kepala BNPT, Rafli Rafli Amar (Foto: Dok Net).

PMJ - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebut tengah memaksimalkan penggunaan media sosial untuk memerangi paham radikalisme.

"BNPT telah mengidentifikasi hal-hal strategis tahun 2021, berperan aktif melawan paham radikalisme berbasis online," tegas Boy dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Selasa (23/6/2020).

Boy menilai media sosial sebagai pedang bermata dua sekarang ini. Pasalnya, medsos menjadi sarana BNPT untuk melaksanakan program deradikalisasi. Di sisi lain, banyak kelompok teroris yang melakukan perekrutan dan propaganda dari sana.

"Kita melihat penyalahgunaan dunia maya cukup tinggi berkaitan dengan penyebarluasan paham terorisme intoleran dan radikalisme," jelasnya.

BNPT sendiri telah menerima laporan pada rentang waktu Januari hingga Juni 2020, ada 84 tersangka terkait jaringan kelompok terorisme. Beberapa di antaranya, terdapat rencana serangan yang berhasil digagalkan aparat keamanan.

"Mereka umumnya adalah merencanakan berbagai aksi, termasuk aksi-aksi serangan teror yang berhasil digagalkan," tukasnya.

BERITA TERKAIT