News

Senin, 11 Januari 2021 13:30 WIB

Terkini, Tim SAR Masih Cari Keberadaan Kotak Hitam Sriwijaya Air SJ-182

Editor: Ferro Maulana

Penulis: Fajar Mardiansyah

Tim SAR masih terus mencari kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air yang jatuh. (Foto: PMJ News/ Fajar).

PMJ NEWS -  Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman menuturkan saat ini timnya masih mencari keberadaan kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) lalu.

Menurut Hendra, saat ini tim Basarnas masih melakukan pencarian mulai di perairan Kepulauan Seribu, Pula Laki, sampai Pulau Lancang.

"Kami belum dapat informasi selaku LC (leadership coordination) laut informasi terkait dengan temua black box, sampai saat ini saya belum terima," ujar Hendra di Kapal Negara (KN) SAR Wisnu, Kepulauan Seribu, Senin (11/1/2021).

Tim SAR masih terus mencari kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air yang jatuh. (Foto: PMJ News/ Fajar).
Tim SAR masih terus mencari kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air yang jatuh. (Foto: PMJ News/ Fajar).

Masih dari keterangan Hendra, jika kotak hitam pesawat Sriwijaya Air tersebut sudah ditemukan, pihaknya akan terus melakukan pencarian hingga seluruh penumpang dapat diidentifikasikan.

Pencarian itu akan berhenti bila pihak kepolisian yang diwakili oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) sudah mencatat semua korban atau penumpang sebanyak 62 orang tersebut.

"Sampai pihak kepolisian dalam hal ini adalah DVI itu menyatakan bahwa seluruh korban sudah ditemukan. Sebab yang punya kewenangan untuk mengidentifikasi bahwa bagian tubuh yang sudah ditemukan itu si A nama si A itu saat ini DVI, nanti dia yang menyatakan bahwa 62 korban atau 62 POB sudah bisa teridentifikasi semua berarti clear. Selanjutnya nanti LC Basarnas akan melakukan pertimbangan ke sana," paparnya lebih jauh.

"Ya tetep bagus lah karena jujur saja kita dibantu kok, kita terbantu sekali dengan TNI Polri sangat terbantu sekali karena mereka juga terikat dengan Undang-Undang selain perang," tutupnya.

BERITA TERKAIT