Kesehatan

Senin, 2 November 2020 16:16 WIB

Waspada, Demonstrasi Berpotensi Sebarkan Penularan Covid-19

Editor: Fitriawan Ginting

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto: PMJ/ Istimewa)

PMJ- Aksi massa terjadi di dua titik pada Senin (2/11/2020) hari ini. Pertama aksi massa Bela Nabi di Gedung Kedutaan Besar Prancis dan kedua di Gedung MK yang dilakukan oleh massa buruh. Pengumpulan massa ini berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 jika tak mematuhi protokol kesehatan secara baik dan benar.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta masyarakat mempertimbangkan rencana unjuk rasa yang bakal digelar selama beberapa hari ke depan. Ini demi kesehatan bersama-sama.

"Kami imbau untuk mempertimbangkan tata cara penyampaian aspirasinya mengingat kondisi pandemi dan kasus yang masih tinggi. Utamakan selalu kepentingan kesehatan masyarakat," imbau Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Ditambahkan Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono, pihaknya menyarankan agar masyarakat memahami bahaya Covid-19 dan mengurungkan niatnya untuk terus berunjuk rasa.

"Demonstrasi sangat berpotensi timbul adanya penularan Covid-19. Karena di situ masyarakat berkumpul dan berpotensi adanya penularan," tandas Tri Yunis Miko Wahyono di lokasi berbeda.

Jika unjuk rasa tetap dilakukan, ia meminta agar masyarakat benar-benar memperhatikan dan memperketat 3M dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Sehingga unjuk rasa tetap aman dan terhindar dari Covid-19.

Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan sebanyak 123 mahasiswa positif Covid-19 setelah ujuk rasa menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja beberapa waktu lalu.(Gtg-03)

BERITA TERKAIT