Kesehatan

Kamis, 5 November 2020 17:09 WIB

17 Relawan Mundur dari Uji Klinis Vaksin Covid-19, Ini Respon Tim Riset

Editor: Hadi Ismanto

Ketua Tim Riset Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil (Foto: PMJ News/Unpad)

PMJ - Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Kusnandi Rusmil menegaskan 17 relawan yang mundur dari proses uji klinis bukan dikarenakan penyuntikan vaksin.

"Jadi yang mengundurkan diri (karena) ada yang pindah kerja. Ada yang sakit, tapi sakitnya itu tidak berhubungan dengan imunisasi," ujar Kusnandi Rusmil, Kamis (5/11/2020).

Kendati belasan relawan tersebut sudah dinyatakan drop out, kata Kusnandi, pihaknya masih akan memantau kondisinya. "(Relawan) dipantau kesehatannya sampai akhir dan dia dapat asuransi yang berlaku sampai akhir penelitian.

Menurut Kusnandi, pemantauan secara ketat juga dilakukan tim peneliti terhadap para relawan uji klinis tahap tiga vaksin Covid-19 yang masih terus mengikuti proses ini. Diketahui, uji klinis fase tiga ada 1.620 relawan yang mendapatkan suntikan pertama dan 1.580 disuntik kedua.

Dalam proses uji klinis ini, Kusnandi mengatakan para relawan diambil sampel darah sebanyak empat kali. Mulai dari sebelum vaksinasi pertama, dua minggu setelah vaksinasi kedua, tiga bulan setelah vaksinasi kedua dan enam bulan setelah vaksinasi kedua.

"Kenapa begitu? (Empat kali pengambilan darah) untuk melihat kemajuannya, sehingga kita bisa mengukur kadar zat anti. Selama pengambilan darah itu ditanya-tanya lagi kondisinya, bagaimana kesehatannya. Jadi memang pemantauannya ketat," tukasnya.(Hdi)

BERITA TERKAIT