Politik

Jumat, 8 Maret 2019 16:20 WIB

Naik KRL, Presiden Jokowi Dengar Usulan Langsung dari Warga

Editor: Redaksi

Presiden Jokowi bersama penumpang KRL. (Foto: Ilustrasi/ PMJ News/ Fif)
PMJ – Presiden RI Joko Widodo melalui media sosial Instagram, mengungkap alasan mengapa saat itu naik kereta rel listrik (KRL), ketika hendak pulang ke Istana Bogor. Menurut Jokowi, selama ini dia selalu mendengar keluhan masyarakat soal penuhnya KRL pada jam pulang kerja. Maka dari pada itu, Jokowi ingin mengetahui secara langsung bagaimana kondisi KRL di jam sibuk. "Sudah lama saya mendengar keluhan soal penuh sesaknya kereta komuter KRL pada jam-jam sibuk pulang kantor di Jakarta dan sekitarnya. Itulah yang membawa saya Rabu sore lalu, ikut berjejalan dalam kereta komuter KRL Jakarta-Bogor bersama orang-orang pulang kerja," tulis Jokowi di Instagram @jokowi, Jumat (08/03/2019). Setelah melihat langsung, sang Kepala Negara yang berada di gerbong delapan menuturkan, bahwa dirinya mendapat usulan dari pengguna KRL untuk menambah gerbong kereta. [caption id="attachment_16711" align="aligncenter" width="595"] Presiden Jokowi mendengar langsung keluh kesah penumpang KRL. (Foto: Instagram Jokowi)[/caption] "Dan benar. Di gerbong delapan KRL yang penuh penumpang itu, selama perjalanan beberapa kali saya mendengar usulan: “Tambah gerbong, Pak.” Atau, “tambah kereta, Pak.” Dan aneka masukan spontan. Datang dan ikut berbaur dengan para komuter itu, saya jadi tahu persoalan di lapangan. Suara-suara warga yang saya temui terdengar hangat, akrab, tulus dan apa adanya," tuturnya. Tak hanya itu, Jokowi juga berterima kasih kepada pengguna KRL yang saat itu menemaninya berbicang selama perjalanan. Dalam postingan, Jokowi juga mengunggah foto dirinya ketika sedang berdesak-desakan dengan pengguna KRL lainnya. Kata dia, foto tersebut diambil oleh salah satu pengguna KRL. "Terima kasih kepada warga yang berkenan menemani saya berbincang di perjalanan, yang berswafoto dan tentu saja kepada yang telah mengambil foto ini. Saya minta izin untuk menayangkannya di sini," ungkapnya. Untuk diketahui, pada Rabu (6/3/2019), calon presiden petahana Joko Widodo pulang ke Istana Bogor menggunakan KRL. Jokowi naik KRL setelah menyerahkan Kartu Indonesia Pintar dan sosialisasi Program Keluarga Harapan di Jakarta Selatan. Jokowi menuju kediamannya di Istana Kepresidenan Bogor sekitar pukul 17.45 WIB. Bey mengatakan banyak yang terkejut atas kehadiran Jokowi di kereta tersebut. Dia juga mengatakan banyak yang meminta foto dan salaman. "Penumpang ramai. Presiden juga banyak diminta foto dan salaman," terang Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin. (FER).

BERITA TERKAIT