Kesehatan

Rabu, 11 Maret 2020 10:52 WIB

Waspada! Januari-Maret 1.227 Orang Terserang DBD, Belasan Meninggal Dunia

Editor: Ferro Maulana

Penyakit demam berdarah. (Foto: FIF/ PMJ)

PMJ - Wabah demam berdarah dengue (DBD) di beberapa wilayah di Indonesia menjadi keprihatinan masyarakat. Belum lama ini, penyakit DBD menyerang ribuan warga di Jawa Tengah. Bahkan, belasan korban DBD meninggal dunia dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2020.

"Total penderita DBD yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jateng sampai saat ini mencapai 1.227 orang, terdapat 17 orang meninggal,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Tatik Muharyati, Rabu (11/03/2020)

“Peningkatan ada tapi lebih rendah dari tahun lalu, dan belum masuk KLB," katanya lagi.

Tatik melanjutkan, rata-rata penyebab kematian akibat keterlambatan penanganan medis. "Ini karena masyarakat kurang respons terhadap penyakit DBD. Ketika seorang demam tinggi harus dicek pemeriksaan," ujarnya menambahkan.

Menurut ia, pihaknya bakal terus berupaya melakukan sosialiasi gerakan satu remaja satu juru pemantau jentik (jumantik) untuk menekan jumlah penderita DBD.

Sosialisasi tersebut ditujukan kepada warga bahwa pada periode Januari hingga Maret yang merupakan musim paling produktif bagi nyamuk Aedes Aegypti.

"Kita terjun ke kabupaten/kota dengan melakukan gerakan strategi jumatik dengan membersihkan kotoran yang tergenang di bak kamar mandi," sambungnya.

Masih dari penuturannya, yang terpenting saat ini ialah angka penderita bisa ditekan agar tidak lagi menelan korban jiwa.

"Selama ada nyamuk, masih ada penderita, pasti tidak akan hilang. Cuma ditekan saja, bagaimana tata kelola kasusnya ditekan agar tidak menimbulkan kematian," pungkasnya. (FER).

BERITA TERKAIT