Fokus

Minggu, 12 September 2021 13:39 WIB

PON XX Papua, Pengetatan Prokes dan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

Editor: Hadi Ismanto

Lipsus PON XX Papua, Pengetatan Prokes dan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi. (Foto: PMJ News/Ilustrasi/Hadi).

PMJ NEWS - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua hanya tinggal beberapa minggu lagi. Pihak panitia pun mengklaim pembangunan venue pertandingan pun telah selesai dikerjakan.

Pembukaan PON 2021 dijadwalkan berlangsung 2 Oktober berakhir 15 Oktober. Stadion Lukas Enembe Sentani, Kabupaten Jayapura, menjadi lokasi utama dari upacara pembukaan sampai penutupan.

PON XX ini akan diikuti 7.066 atlet yang akan bertanding di 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga, dan 679 nomor pertandingan atau perlombaan.

"Jumlah kuota atlet sudah final setelah pembahasan Technical Handbook (THB) PON XX 2021 Papua," ujar Panwasrah PON XX yang juga Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Suwarno belum lama ini.

Berikut 37 cabang olahraga dan 56 disiplin PON XX Papua 2021 yang akan dipertandingkan di PON Papua:
1. Aerosport - Aeromodeling
2. Aerosport - Paralayang
3. Aerosport - Terbang Layang
4. Aerosport - Terjun Payung
5. Aerosport - Gantole
6. Akuatik - Loncat Indah
7. Akuatik - Polo Air
8. Akuatik - Renang
9. Akuatik - Renang Artistik
10. Akuatik - Renang Perairan Terbuka
11. Anggar
12. Angkat Berat
13. Angkat Besi
14. Atletik
15. Baseball
16. Bermotor
17. Biliar
18. Binaraga
19. Bola Basket 3x3
20. Bola Basket 5x5
21. Bola Tangan
22. Bola Voli Indoor
23. Bola Voli Pasir
24. Bulu Tangkis
25. Catur
26. Cricket
27. Dayung - Canoeing
28. Dayung - Rowing
29. Dayung - Traditional Boat Race
30. Futsal
31. Gulat
32. Hoki Lapangan
33. Hoki Ruangan
34. Judo
35. Karate
36. Kempo
37. Layar
38. Menembak
39. Muaythai
40. Panahan
41. Panjat Tebing
42. Pencak Silat
43. Rugby 7S
44. Selam
45. Senam - Artistik
46. Senam - Ritmik
47. Senam - Sport Aerobic
48. Sepak Bola
49. Sepak Takraw
50. Sepatu Roda
51. Softball
52. Taekwondo
53. Tarung Derajat
54. Tenis
55. Tinju
56. Wushu

Dua Maskot PON XX Papua, Kangpho dan Drawa

Dua hewan khas Papua. Kangpho dan Drawa menjadi maskot PON XX Papua. (Foto: PMJ News/Ilustrasi/Hadi).
Dua hewan khas Papua. Kangpho dan Drawa menjadi maskot PON XX Papua. (Foto: PMJ News/Ilustrasi/Hadi).

Sebagai penyemangat perhelatan PON XX Papua, penyelenggara merilis berbagai pernak-pernik terkait persiapan ajang olahraga nasional ini, yakni Kangpho dan Drawa yang merupakan dua hewan khas Papua.

Kangpho atau kepanjangan dari Kanguru pohon. Menariknya, Kangpho merupakan jenis kanguru pohon dan satu di antaranya yang sangat terkenal adalah kanguru pohon mantel emas dengan nama latinnya Dendrolagus Pulcherrimus.

Kangpho mantel emas merupakan satwa marsupial atau mamalia yang memiliki kantung di perutnya. Hewan ini memakan buah dan biji-bijian. Bagian pipi, leher, dan kakinya dihiasi warna kuning keemasan, sehingga hewan ini memiliki julukan mantel emas.

Tak hanya Kangpho, Pemerintah Provinsi Papua juga memperkenalkan Drawa atau Burung Cenderawasih. Drawa dalam bahasa ilmiahnya disebut Paradisaea Raggiana adalah jenis burung pengicau berukuran sedang dengan panjang 34 cm.

Drawa adalah burung jantang dewasa yang memiliki hiasan didominasi warna merah, jingga dan warna campuran antara merah dan jingga pada bagian sisi perutnya.

Sementara bulu bagian dada berwarna cokelat tua. Paling uniknya lagi, pada ekor Drawa terdapat dua buah tali yang panjang berwarna hitam.

Drawa dan Kangpho dilengkapi dengan rumbai dari kulit kayu atau akar pohon untuk menutupi bagian pinggang kebawah yang juga dilengkapi dengan hiasan ukiran Papua pada pinggangnya.

Kangpho dan Drawa mengenakan ikat kepala khas Papua yang berbentuk rumbai dan kerucut menyerupai gambaran pegunungan tengah Papua yang dikelilingi oleh gunung.

"Rumbai pada pinggang Drawa dan Kangpho biasa digunakan oleh perempuan dan laki-laki yang melambangkan sambutan hangat dan penuh keakraban di tanah Papua," kata Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Tak hanya itu saja, tagline Torang Bisa (Kami bisa) juga ikut diluncurkan bersamaan dengan maskot PON XX. #torangbisa bermakna penyemangat khas Papua untuk mengobarkan semangat kepada para atlet yang akan bertarung di ajang ini.

Gubernur Apresiasi Komitmen Presiden Jokowi Soal PON Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto: Dok Net)
Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto: Dok Net)

Gubernur Papua, Lukas Enembe memberikan ucapan terima kasih sekaligus apresiasi mendalam kepada Presiden Joko Widodo yang konsisten menegaskan PON XX harus tetap dilaksanakan di Bumi Cendrawasih.

Menurut dia, ini salah satu bukti kepercayaan dan harapan besar Joko Widodo kepada pemerintah dan masyarakat Papua. Presiden memiliki visi besar agar pembangunan di Papua tumbuh seusai perhelatan PON.

"Dalam beberapa rapat, banyak yang meminta kepada Jokowi agar PON di Papua tidak dilaksanakan dan dipindahkan, atau ditunda. Tapi Presiden menegaskan tidak! Ini waktunya untuk menunjukkan kebanggaan Papua, dengan pelaksanaan PON di sini," tutur Lukas Enembe dalam pidatonya di Papua Trade Center (PTC) Entrop, Jayapura.

Enembe menyebut demi mendukung terselenggaranya perhelatan PON Papua, ada 8 pembangunan venue olahraga dibangun. Harapannya, setelah helatan PON fasilitas tersebut dapat digunakan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat Papua.

Kapolri Yakin PON 2021 Bisa Dongkrak Perekonomian Papua

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI dan Menpora meninjau Stadion Lukas Enembe dan arena akuatik menjelang PON ke-XX Papua. (Foto: PMJ News).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI dan Menpora meninjau Stadion Lukas Enembe dan arena akuatik menjelang PON ke-XX Papua. (Foto: PMJ News).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meyakini pelaksanaan PON XX Tahun 2021 bisa mendongkrak perekonomian di Papua. Hal ini disampaikan saat meninjau venue pertandingan bersama Panglima TN dan Menteri Pemuda dan Olahraga.

"Pelaksanaan PON XX akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua pada kuartal II 2021 ekonomi Papua, dengan pertambangan dan penggalian sebesar 13,14 persen," ungkap Listyo dalam keterangannya.

"Sedangkan, tanpa pertambangan dan penggalian sebesar 2,81 persen," sambungnya.

Kendati begitu, Kapolri mengimbau agar penerapan protokol kesehatan saat penyelenggaraan PON XX Papua diperketat sebagai perlindungan dasar dari paparan Covid-19, termasuk vaksinasi.

"Protokol kesehatan, pencegahan dan penanggulangan Covid-19, serta vaksinasi bagi semua pihak terkait harus dilaksanakan," ujarnya.

Ribuan Personel TNI-Polri Siap Amankan PON Papua

Korlantas Polri memberangkatkan 51 mobil operasional untuk pengamanan PON Papua. (Foto: PMJ News/Divisi Humas Polri).
Korlantas Polri memberangkatkan 51 mobil operasional untuk pengamanan PON Papua. (Foto: PMJ News/Divisi Humas Polri).

Sebanyak 6.000 personel TNI-Polri dikerahkan untuk membantu mengamankan jalannya pelaksanaan PON XX Papua. Selain personil pengamanan, Polri juga menerjunkan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Polri.

Asisten Kapolri bidang Operasi, Irjen Pol Imam Sugianto menjelaskan pihaknya akan mengirimkan tambahan pasukan pengamanan dari luar wilayah ke Papua.

"Minggu depan (pasukan ditambah) saat operasi Pam PON diselenggarakan 18 September mendatang. Seluruh unsur kepolisian akan terlibat," ungkap Imam dalam keterangannya, Jumat (10/9/2021).

Imam melanjutkan, pasukan tersebut akan tersebar di empat wilayah penyelenggaraan PON. Mulai dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, serta Kabupaten Mimika.

Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama penyelenggaraan PON pada 2-15 Oktober 2021.

Pertandingan PON Papua Boleh Dihadiri Penonton

Stadion Lukas Enembe Sentani, Kabupaten Jayapura. (Foto: PMJ News/Instagram).
Stadion Lukas Enembe Sentani, Kabupaten Jayapura. (Foto: PMJ News/Instagram).

Pemerintah menyatakan event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 boleh dihadiri penonton. Namun, masyarakat yang diizinkan menyaksikan pertandingan harus sudah divaksin Covid-19.

"Arahan Bapak Presiden Jokowi, penonton yang belum vaksin tidak boleh masuk mengikuti PON. Karena itu masyarakat harus siap untuk divaksin segera," ungkap Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto seperti dilansir dari situs resmi Kemkominfo.

Terpisah, Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD mengatakan penonton PON XX Papua secara langsung harus memenuhi dua syarat seperti menerapkan protokol kesehatan ketat dan jumlahnya terbatas.

"Setiap pertandingan (PON Papua) bisa ditonton, cuma syaratnya dua. Satu, protokol kesehatan. Dua, jumlahnya ditentukan sesuai keadaan," jelas Mahfud saat meninjau venue di sekitar stadium Lukas Enembe, Jumat (10/9/2021).

Dia menambahkan, vaksinasi Covid-19 juga akan menjadi syarat utama untuk masyarakat yang ingin menonton secara langsung perhelatan PON XX Papua 2021.

Pemerintah Optimis PON Papua Berjalan Aman dan Lancar

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. (PMJ News/Ilustrasi/Fif)
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. (PMJ News/Ilustrasi/Fif)

Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud Md berharap Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan diselenggarakan di Papua berlangsung aman dan lancar.

"Aman itu artinya aman dari tindakan kriminal, atau keributan, atau kericuhan. Sekaligus aman dari Covid-19. Sehingga protokol kesehatan harus tetap menjadi hal yang tak boleh dilupakan," terang Mahfud.

Rencananya, acara pembukaan PON XX Papua pada 2 Oktober 2021 di Stadion Lukas Enembe Sentani, Kabupaten Jayapura, bakal dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada kesempatan yang sama, Mahfud menyebut persiapan tempat pertandingan atau venue penyelenggaraan PON XX Papua sudah 100 persen selesai.

"Kalau bagi saya pribadi memberi keyakinan bahwa ini akan berjalan baik. Mudah-mudahan keyakinan saya ini terjaga sampai benar-benar terlaksana dengan baik. Saat ini PON dan Peparnas sudah siap dilaksanakan," harapnya.

BERITA TERKAIT