Olahraga

Selasa, 8 Juni 2021 08:03 WIB

Presiden PSG Kirim Kode Keras untuk Realisasikan Transfer Lionel Messi

Editor: Ferro Maulana

Lionel Messi. (Foto: Dok Net)

PMJ NEWS -  Klub elite Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk merekrut Lionel Messi.

Melalui Presiden klub, Nasser Al-Khelaifi, PSG memberi isyarat akan segera merekrut pemain asal Argentina itu.

Masa depan Messi di Barcelona benar-benar menjadi spekulasi di bursa transfer musim panas ini.

Alasannya, kontrak Messi di Barcelona bakal habis dalam hitungan hari, tepatnya pada 30 Juni 2021 mendatang.

Sejauh ini, La Pulga tak kunjung ingin meneken kontrak barunya dan secara otomatis ia akan berstatus free transfer per 1 Juli 2021.

Sejak tahun lalu, Lionel Messi telah dikaitkan dengan PSG. Klub asal Paris itu bahkan beberapa kali sudah melempar kode-kode, baik itu lewat pemainnya atau pernyataan para pengurus klub.

Terkini, presiden Les Parisiens, Nasser Al-Khelaifi kembali mengirim kode keras bakal segera merealisasikan transfer Messi.

Punya gaji yang super besar tak menyurutkan antusiasme Al-Khelaifi untuk merekrut Al Masiah.

Hal itu dimaklumi, karena Messi memang punya status kebintangan di atas pemain lain yang sudah dipastikan bakalan bisa mengerek secara langsung nilai komersial klub yang merekrutnya.

Dan Al-Khelaifi secara secara terang-terangan mengaku sudah berbicara langsung dengan Presiden El Barca, Joan Laporta bahwasanya setiap klub kini bebas bernegosiasi dengan Messi, bahkan sejak bulan Januari 2021 kemarin

“Apa yang bisa saya katakan yaitu semua pemain hebat ingin datang ke PSG ,” ungkap Al-Khelaifi dilansir dari L’Equipe.

“Tidak mungkin untuk mengontrak mereka semua, karena kami sudah memiliki pesepakbola hebat di skuad kami. Namun Messi adalah Messi, dia pemain yang fantastis,” lanjutnya.

“Saya telah memberi tahu Laporta bahwa kontrak Messi akan segera berakhir dan setiap klub memiliki hak mulai 1 Januari kemarin untuk bernegosiasi dengannya. Dan dapat mengontraknya untuk musim depan,” tegas Al-Khelaifi menutup pembicaraan.

BERITA TERKAIT