Olahraga

Rabu, 7 April 2021 07:07 WIB

Barcelona Wajib Bayar Rp682 Miliar ke Calo, Datangkan Bomber Dortmund

Editor: Ferro Maulana

Erling Haaland. (Foto: Dok Net)

PMJ NEWS -  Nampaknya, Barcelona harus berpikir keras bila ingin mendatangkan Erling Haaland. Alasannya, ada biaya tambahan di luar transfer untuk pemain Borussia Dortmund itu.

Mino Raiola sebagai agen Haaland dan Alf-Inge Haaland sebagai perwakilan tengah begerilya menawarkan jasa Erling Haaland ke klub-klub top Eropa.

Pasca Barcelona dan Real Madrid, keduanya dikabarkan tiba di Inggris dan menawarkan Haaland ke raksasa Inggris Raya.

Haaland jelas menjadi pemain paling potensial saat ini. Berusia 20 tahun, kemampuan Haaland i level Eropa tak perlu diragukan.

Erling Haaland. (Foto: Dok Net)
Erling Haaland. (Foto: Dok Net)

Tetapi, merekrut Haaland bukan perkara mudah. Disebutkan oleh Marca, klub-klub peminat wajib menyiapkan tidak kurang dari 150 juta pounds (Rp2,9 triliun).

Kemudian, mereka juga harus membayar gaji Haaland per lima tahun kontrak yang mencapai156 juta pounds (Rp3,1 triliun). Artinya, kesepakatan transfer melebihi 300 juta pounds.

Barcelona tentu wajib berpikir keras untuk bisa mewujudkan kedatangan Haaland. Hal ini disebabkan, finansial klub tengah bermasalah.

Bagian finansial Barcelona kian pusing mengingat mereka harus memberi sejumlah uang kepada dua ‘calo’ Haaland di atas.

Menurut laporan RAC1, klub peminat Haaland wajib membayar 20 juta euro (Rp341 miliar), di luar kesepakatan transfer di atas, masing-masing kepada Raiola dan Alf-Inge. Jadi total untuk calo yaitu Rp682 miliar.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengaku melakukan pembicaraan internal dengan presiden klub sepanjang jeda internasional.

Namun, pelatih asal Belanda itu tak menyebut secara spesifik potensi perekrutan Erling Haaland sebagai topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Kami telah menggunakan jeda internasional untuk mengadakan pertemuan dengan presiden klub untuk membicarakan musim ini. Kemudian juga tentang rencana-rencana selanjutnya,” ungkap Koeman.

“Hal semacam ini terjadi pada semua klub di dunia. Namun, saya tidak akan membicarakan tentang pemain yang bukan milik kami,” pungkasnya.

 

BERITA TERKAIT