News

Rabu, 20 Januari 2021 14:25 WIB

Evakuasi Sriwijaya Air Hari ke-12, Tim SAR Fokus Pencarian Bawah Laut

Editor: Hadi Ismanto

Tim SAR masih terus mencari kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air yang jatuh. (Foto: PMJ News/ Fajar).

PMJ NEWS - Memasuki hari ke-12 pelaksanaan operasi evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Perairan Kepulauan Seribu, Basarnas memfokuskan pencarian di bawah laut.

"Untuk fokus pencarian pada hari ini kita lebih kepada bawah air," ujar Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman kepada wartawan di dermaga JITC 2, Jakarta Utara, Rabu (20/1/2021).

Rasman menjelaskan, untuk fokus bawah air pihaknya mengerahkan 300 penyelam yang tergabung dalam operasi SAR akan menyisir empat zona dengan luas masing-masing 15 sampai 30 meter.

Tim SAR gabungan akan memperluas area pemantauan udara terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. (Foto: PMJ News/Instagram @sar_nasional).
Tim SAR gabungan akan memperluas area pemantauan udara terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. (Foto: PMJ News/Instagram @sar_nasional).

"Jadi kita persempit di situ karena diperkirakan di situlah titik pecahan atau titik jatuhnya. Dan itu terbukti dari pencarian yang dilakukan kemarin kita masih bisa menemukan bagian tubuh korban dan serpihan. Harapan kita CVR juga ada di sekitar situ," tuturnya.

Kendati fokus pencarian di bawah laut, lanjut Rasman, pencarian Sriwijaya Air SJ 182 juga dilakukan melalui udara. Ia mengatakan, Tim SAR gabungan menerjunkan 15 unit pesawat.

Bahkan, menurut Rasman, pencarian di atas permukaan akan dilakukan sampai ke pesisir pantai Utara Jawa ke arah Jakarta, Banten, dan sebagainya.

"Penyisiran menggunakan 62 unit kapal, namun tidak semua ada di lokasi. Ada yang sebagian harus sandar untuk mengisi logistik dan lain sebagainya. RIB kita atau alut (alat utama) kecil itu masih 21 unit," tukasnya.

BERITA TERKAIT