Politik

Sabtu, 26 Oktober 2019 10:23 WIB

Muhadjir Jelaskan Perbedaan Mendikbud di Eranya dan Sekarang

Editor: Redaksi

Menko PMK Muhadjir Effendy dan Mendikbud Nadiem Makarim. (foto: IG @kemdikbud.ri)

PMJ – Setelah dilantik, Kabinet Indonesia Maju sudah mulai bekerja minggu ini. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai bahwa kabinet kali ini memiliki karakter gerak cepat.

Hal ini dilihat dari banyaknya menteri yang berasal dari kalangan muda yang salah satunya pendiri Gojek Nadiem Makarim yang menjabat sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud). "Sangat optimistis, sangat optimistis. Energinya masih penuh, kecepatan tinggi. Dan itu saya kira ada di Pak Nadiem," kata Muhadjir di Komplek Kemendikbud, Jakarta, Jumat (25/10/2019) kemarin.

Muhadjir menjelaskan bahwa ada perbedaan fungsi antara Mendikbud yang dijabatnya dulu dengan kini. Dimana Mendikbud yang dulu hanya sebatas konsolidasi antara program-program yang sudah dibangun.

"(Saat ini) Percepatan saya rasa. kalau saya dulu waktu ditugasi presiden kan, yang dipahami kan membangun konsolidasi KIP (Kartu Indonesia Pintar) yang belum optimal. Revitalisasi SMK yang belum. Pendidikan karakter belum. Sekarang percepatannya lah," ujar Muhadjir.

Muhadjir menuturkan bahwa perbedaan fungsi ini tidak lepas dari perubahan strategi yang dilakukan Jokowi. "Pak presiden kan sekarang sedang melakukan perubahan strategi dari periode pertama, kedua. Kalau saya menafsirkan beliau periode pertama defensif," terangnya.

"Dan setelah periode kemarin beliau konsolidasi, sekarang waktunya gunakan strategi menyerang. Dan untuk menyerang itu ya tentu saja dibutuhkan pemain-pemain yang punya karakter menyerang. Kalau mau strategi defensif turunkan pemain-pemain yang tangguh dalam melakukan pertahanan," pungkasnya. (BHR)

BERITA TERKAIT