Politik

Minggu, 27 Oktober 2019 10:02 WIB

Pemuda Pancasila Akan Bersikap Tegas Kepada Pihak yang Mengganggu Jokowi

Editor: Redaksi

Jokowi saat membuka Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila di Jakarta. (foto: IG @sekretariat.kabinet)

PMJ - Dalam Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila, Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa organisasinya akan bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan NKRI, Pancasila dan Presiden Joko Widodo.

Bamsoet menegaskan bahwa Pemuda Pancasila akan menghadapi pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan bangsa hingga titik darah penghabisan. "Kami akan menjelma menjadi preman dan buas kembali manakala ada yang mengganggu kedaulatan bangsa, NKRI, Pancasila dan coba-coba mengganggu Presiden Jokowi selaku kepala negara," kata Bamsoet di acara pembukaan Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila di Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Bamsoet menjelaskan bahwa Pemuda Pancasila bukan organisasi premanisme mealinkan organisasi kemasyarakatan yang mengedepankan pengetahuan. "Kami bukan lagi organisasi preman biasa, tidak lagi menggunakan golok, tato atau kumis tebal. Kami sekarang lebih mengedepankan otak, pikiran, pengetahuan dan kecerdikan dalam menguasai wilayah," ungkap Bamsoet.

Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno menekankan Pemuda Pancasila merupakan ormas berbasis massa yang berasaskan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945. "Pemuda Pancasila organisasi yang tidak disukai, tapi dibutuhkan. Kami tidak ke mana-mana, tapi kami ada di mana-mana," terang Japto.

Dalam acara tersebut, Japto menginstruksikan kepada seluruh kader Pemuda Pancasila untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, lima tahun ke depan. (BHR)

BERITA TERKAIT