News

Selasa, 3 Maret 2020 13:49 WIB

Dampak Abu Vulkanik dari Erupsi Gunung Merapi, Empat Penerbangan Dibatalkan

Editor: Ferro Maulana

Erupsi Gunung Merapi. (Foto: Dok Net)

PMJ – Pihak PT Angkasa Pura I (Persero) menjelaskan bahwa terdapat empat penerbangan di Bandara Adi Soemarmo, Solo, yang dibatalkan karena akibat dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Berkenaan dampak erupsi Gunung Merapi yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, berdasarkan Notam B0614/20 dan B0615/20 yang dikeluarkan oleh AirNav Indonesia, Bandara Adi Soemarmo Solo ditutup sementara sejak 09.25 hingga pukul 11.30 WIB, dan diperpanjang sampai pukul 13.30 WIB.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan menerangkan hingga saat ini terdapat empat penerbangan yang batal berangkat dari dan menuju Solo akibat penutupan hingga 11.30 WIB.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan bandara dan memantau dampak perkembangan pergerakan debu vulkanik Gunung Merapi terhadap operasional bandara," ujarnya menambahkan, Selasa (3/3/2020).

Empat penerbangan itu antara lain:

Pertama, Lion Air JT 537 dengan rute Solo - Jakarta (Cengkareng)

Kedua, Garuda Indonesia GA222 /225 dengan rute Jakarta (CGK) - Solo - Jakarta

Ketiga, Citilink QG 122/123 dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) - Solo - Jakarta.

Keempat, AirAsia QZ8454 dengan rute Bali - Solo- Bali.

Hany melanjutkan, penutupan ruang udara Bandara Adi Soemarmo Solo itu bersifat sementara sebagai dampak erupsi Gunung Merapi.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan menutup sementara bandara Adi Soemarmo di Solo hingga pukul 13.30 WIB menyusul adanya erupsi Gunung Merapi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menyatakan bahwa Jajarannya siap terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi untuk memastikan keselamatan penerbangan.

“Hingga saat ini hanya Bandara Solo yang terdampak, dan telah dilakukan penutupan penerbangan sementara. Namun, untuk penerbangan kami sudah mengalihkan penerbangan ke wilayah yang tidak terkena dampak erupsi,” tutur Novie dalam keterangan tertulisnya, Selasa (03/03/2020).

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan Gunung Merapi kembali erupsi pukul 05.33 WIB. Berdasarkan hal itu, AirNav Indonesia telah mengeluarkan Ashtam nomor VAWR 9293 dan Notam Aerodrome Closed untuk memberikan petunjuk bagi penerbang yang melalui wilayah erupsi gunung merapi. (FER).

BERITA TERKAIT