Politik

Jumat, 10 Januari 2020 15:04 WIB

Prihatin! Puluhan Anak dari 187 WNI Terindentifikasi Jaringan Teroris Internasional

Editor: Ferro Maulana

Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: Dok Net)

PMJ – Menkopolhukam Mahfud MD mengungkapkan terdapat sebanyak 187 Warga Negara Indonesia (WNI) yang teridentifikasi jaringan teroris Internasional.

Jaringan teroris Internasional atau yang disebut Foreign Terrorist Fighters (FTF) sendiri merupakan istilah bagi individu yang pergi ke negara lain untuk bergabung dengan kelompok teroris, seperti Islamic State (ISIS).

"Banyak kita punya FTF itu, banyak yang mesti kita pulangkan. Misalnya dari Suriah saja kita punya 187 (orang WNI)," beber Mahfud di Jakarta, Jumat (10/01/2020).

Lanjut Mahfud, dari 187 WNI yang terindentifikasi teroris di Suriah tersebut antara lain, 31 orang laki-laki. Sementara, sisanya merupakan perempuan dan anak-anak.

"31 orang itu laki-laki, sisanya itu perempuan dan anak-anak. Anak-anak itu matanya sudah tajam-tajam seperti mau membunuh saja gitu," tuturnya menambahkan.

Masih dari keterangan Menkopolhukam, masalah terorisme jaringan Internasional sekarang sudah menjadi kekhawatiran setiap negara. Alasannya, para teroris telah menggunakan teknologi canggih, dan melibatkan perempuan serta anak-anak.

Namun demikian, untuk bentuk kerjasamanya bagaimana dengan pihak Jepang, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut belum bisa menjelaskannya. Lantaran, masih akan terus dibahas.
"Jepang juga khawatir terhadap terorisme kan karena sekarang terorisme lebih canggih kan. Pertama melibatkan perempuan dan anak-anak, yang kedua transfer uangnya sudah melalui smartphone," pungkasnya. (FER).

BERITA TERKAIT