Kesehatan

Sabtu, 10 Oktober 2020 08:12 WIB

Ketua Satgas Covid-19 Khawatir Massa Demo Dapat Bawa Virus Corona ke Rumah

Editor: Ferro Maulana

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo . (Foto: PMJ/ Dok Net)

PMJ - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengeluhkan soal demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja berujung kericuhan di berbagai wilayah Indonesia sampai Kamis (8//10/2020). Bahkan, ia memastikan demo tersebut tidak mematuhi protokol kesehatan yang menyebabkan banyak kerumunan.

"Kita ikut prihatin dalam beberapa hari terakhir sangat banyak demo di sejumlah provinsi, walaupun tidak sedikit daerah daerah yang tidak melakukan aktivitas demo ini," ungkap Doni kepada wartawan.

Menurutnya, dalam kondisi kedaruratan kesehatan, maka Undang-Undang yang harus diikuti yaitu UU Nomor 6 tahun 2018 tentang kedaruratan kesehatan. Yang mana ketentuan protokol kesehatan harus dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat.

"Salah satu komponen yang harus kita patuhi adalah menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kalau kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa apalagi dengan jumlah yang sangat banyak itu tentunya menimbulkan risiko yang sangat besar," tambahnya.

"Karena bisa saja di antara masyarakat yang berkumpul itu ada yang positif Covid-19, dan bisa jadi ketika nanti terjadi hubungan yang sangat dekat yang lain bisa terpapar Covid-19," sambungnya.

Doni pun khawatir massa yang berkerumun di luar ketika pulang ke rumah justru membawa virus corona. Sehingga, dapat membahayakan anggota keluarganya sendiri terutama orang yang sudah lanjut usia.

"Saat pulang ke rumah bertemu orang yang disayangi dam dikasihi, mereka yang tidak pernah keluar rumah pun akan terpapar Covid-19, resikonya sangat besar bagi keluarga yang punya lansia," tutupnya. (Fer).

BERITA TERKAIT